Beranda » Info NTT » 3 Keistimewaan Kampung Adat Bena yang Menjadi Daya Tarik Wisatawan

3 Keistimewaan Kampung Adat Bena yang Menjadi Daya Tarik Wisatawan

T Diposting oleh pada 22 November 2018
F Kategori , ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 33 kali

Flores, Nusa Tenggara Timur memang pantas didaulat sebagai salah satu destinasi wisata terbaik dunia yang dimiliki Indonesia. Di sini terdapat banyak sekali tempat-tempat unik dan menarik yang sayang sekali jika tidak dikunjungi barang sekali dalam seumur hidup. Selain pulau-pulau unik dengan pantainya yang eksotis, di sini juga terdapat kampung adat Bena yang menjadi kampung adat terbaik dan sering menjadi destinasi wisata favorit wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Rumah Adata bena Bajawa

Keistimewaan Kampung Adat Bena yang Paling Menarik
Lokasi Kampung adat Bena berada di dekat Gunung Inerie yang memiliki ketinggian 2.245 mdpl, tepatnya di sebelah timur, yaitu di Desa Tiwuriwu, Kecamatan Aimere. Jarak kampung ini dengan Bajana, Ibu kota Kabupaten Ngada adalah 17.5 km. Untuk menjangkau kampung unik ini, kamu bisa memilih rute baik Bajana ataupun Ende.

suku di bena
Ada 9 suku yang mendiami kampung adat Bena, yaitu Ngada, Ago, Bena, Dizi Azi, Deru Lalulewa, Khopa, Wahto, dan Deru Solamar. Kesembilan suku tersebut tinggal di 45 rumah adat yang ada di sana. Setiap suku tinggal pada seretan undakan yang berbeda. Rumah-rumah tersebut dibangun secara berhadap-hadapan, sehingga terlihat rapi dan menarik. Selain itu, kampung ini juga memiliki pintu masuk kampung, sehingga nampak begitu indah dan rapi. Ada beberapa alasan mengapa kampung ini menjadi salah satu destinasi menarik di Flores, yaitu;


1. Kampung Tertua di Daratan Flores
Kampung adat Bena diperkirakan telah ada sejak 1.200 tahun yang lalu. Itulah mengapa kampung adat ini menjadi salah satu kampung adat tertua di Flores, Nusa Tenggara Timur. Nama Bena sendiri disematkan dari nama orang asli pertama yang mendiami daerah tersebut. Suku Bena yang dianggap sebagai suku paling tua atau pendiri kampung ini terletak di undakan paling tengah.

rumah adat bena
2. Keunikan arsitektur rumah adat
Kampung adat Bena memiliki arsitektur rumah tradisional yang unik dan seratus persen alamiah. Rumah-rumah yang berdiri di kampung tersebut terbuat dari susunan batu gunung dengan atap dari alang-alang. Keunikan dan kealamian bahan bangunan rumah adat ini mampu membawa kampung adat Bena bertahan dari sisa megalitikum, sehingga menciptakan kampung adat yang unik yang kaya akan nilai sejarah dan budaya.

Rumah adat kampung Bena memiliki filosofi yang menarik. Pada area halaman tengah kampung terdapat Nga’du dan Bha’ga. Nga’du merupakan sebuah tiang kayu memanjang yang diukir dengan motif satwa yang kedua tangannya memegang parang dan tombak. Ini merupakan simbol nenek moyang laki-laki. Sementara Bha’ga merupakan representasi dari nenek moyang perempuan dari suku tersebut. Bentuknya menyerupai miniature rumah. Keduanya merupakan simbol dari kekerabatan antara leluhur dan generasinya.

orang asli bena
3. Setiap warganya masih memegang teguh adat
Meskipun kemajuan zaman telah merangsek masuk ke wilayah kampung adat Bena, namun semua warganya masih memegang teguh adat. Tak terkecuali mereka yang telah merantau. Keunikan mereka tersebutlah yang menjadi salah satu daya tarik kampung adat Bena sehingga membuat wisatawan merasa tertarik untuk mengunjunginya.
Warga masyarakat kampung adat Bena sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani. Kaum pria menanam aneka bahan makanan, seperti jagung, kacang, umbi-umbian, kopi, kemiri dan komoditas perkebunan lain. Lahan di kaki Gunung Inerie yang subur menjadi berkah tersendiri bagi warga, sehingga mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sementara bagi sebagian perempuan, mereka menjadikan menenun sebagai bagian dari mencari penghidupan. Hasil menenun mereka dijual ke wisatawan sebagai oleh-oleh dalam bentuk kain atau baju.

Diposting oleh

Latto Giostanov adalah admin Mata Komodo yang menyukai traveling ke suma destinasi. Saat ini fokus menulis dan traveling ke wilayah timur indonesia. "Banyak pelajaran hidup dan kisah yang kita dapat dari Traveling, so ayo berangkat" !!!

Belum ada Komentar untuk 3 Keistimewaan Kampung Adat Bena yang Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait 3 Keistimewaan Kampung Adat Bena yang Menjadi Daya Tarik Wisatawan

indahnya pulau kelor flores

3 Akses Transportasi Menuju Labuan Bajo dari Bali !

T 27 December 2015 F , A Giostanovlatto

Jika anda mempunyai rencana untuk berwisata ke Labuan Bajo ada baiknya membaca tulisan ini terlebih dulu, karena kami memaparkan 3 akses menuju Labuan Bajo dari Bali. Bagi anda yang tinggal di Wilayah Indonesia Bagian Barat, untuk dapat mengakses kota Labuan... Selengkapnya

solo traveller

Hai Wanita Indonesia ! Pergilah Traveling Sendirian Setidaknya Sekali Seumur Hidup

T 30 December 2015 F A Giostanovlatto

Pola pikir dan budaya Indonesia yang selalu menempatkan posisi pria lebih tinggi dari wanita dalam semua bidang terkadang berdampak pada hilangnya kemandirian dan rasa percaya diri wanita Indonesia. Dalam hal travelling juga banyak dari kita yang masih beranggapan bahwa perempuan... Selengkapnya

Liburan Natal

Intip Yuk Tempat Terbaik Liburan Natal di Dunia !

T 25 December 2015 F , A Giostanovlatto

“Libur telah tiba,libur telah tiba Hore, hore, hore Simpanlah tas dan bukumu” “Lupakan keluh kesahmu Libur telah tiba,libur telah tiba Hatiku gembira” Itu dia penggalan lirik lagu yang dinyanyikan mantan penyanyi cilik Tasya, Yang berjudul Libur Telah Tiba. Lagu ini... Selengkapnya

+ SIDEBAR
Booking.com

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai paket Komodo Tours & Flores kami.